Selamat Datang di JiDianHP's blog^^

Selasa, 04 September 2012

Seni Rupa


Penulisan: calibri(body), tulisan biasa dengan ukuran 12,

*Pengertian Seni:
Seni merupakan pengekspresian cita rasa yang diluapkan dalam satu karya yang dapat dikatakan unik

*Definisi Seni Rupa Menurut Para Tokoh:
1. Alexander Baum Garton
Seni adalah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif menjadikan penikmat merasa dalam kebahagiaan.
2. Emanuel Kant
Seni adalah sebuah impian karena rumus rumus tidak dapat mengihtiarkan kenyataan.
3. Menurut Leo Tolstoy
Seni adalah menimbulkan kembali perasaan yang pernah dialami.
4. Menurut Aristoteles
Seni adalah
bentuk pengungkapannya dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan dan seni itu adalah meniru alam.
5. Ki Hajar Dewantara
Seni merupakan hasil keindahan sehingga dapat menggerakkan persasaan indah orang yang melihatnya, oleh karena itu perbuatan manusia yang dapat mempengaruhi dapat menimbulkan perasaan indah itu seni.
6. Drs. Popo Iskandar
Seni adalah hasil ungkapan emosi yang ingin disampaikan kepada orang lain dalam kesadaran hidup bermasyarakat / berkelompok
7. Ahdian Karta Miharja
Seni adalah kegiatan rohani yang merefleksikan realitas dalam suatu karya yang bentuk dan isinya mempunyai untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam rohaninya penerimanya
8. Plato dan Rousseau
Seni adalah hasil peniruan dari alam dengan segala seginya          
9. Brade(1956)
Seni adalah pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan karya yang membahagiakan jiwa spritual manusia
10. Langer (1964)
Seni adalah kegiatan untuk menciptakan sesuatu yang dapat dipahami olehperasaan manusia bentuknya berupa lukisan, patung, arsitektur, musik, drama, tari, film dll.
11. Read (1968)
Seni adalah kemahiran dalam menciptakan aneka bentuk untuk menggembirakan orang lain
12. Parker (1964)
Seni adl eksprsi sebuah pengalaman nyata yang memiliki nilai yang berdiri sendiri yang dapat ditangkap oleh panca indera.
13. M.Adler
Seni adalah sesuatu yang meberi kita kesenangan.
14. T.Aquines
Seni adalah sesuatu yang apabila dilihat mebuat senang
15. J.Bushnel
Seni adalah kualitas yang mendatangkan apresiasi
16. S.Coleridge
Seni adalah perpaduan sesuatu yang baik.

*batas page 1*

17. F.Hegel
Seni adalah identitas yang sepurna dan nyata
18. Michellengolo
Seni adalah penyingkiran hal yang berlebihan
19. Frans H
Seni adalah sesuatu yang dapat meberi ide dan gagasan
20. Jonhson
Seni adalah perimbangan bagin yang menyenangkan
21. I Kant
Seni adalah sesuatu yang menyengakan sketika, dan semesta.
22. Eric W
Seni adalah gejala yang dapat dicerna oleh indra dengan baik.
23. Herbert
Seni adalah bentuk pencerapan indrawi manusia yang senang
24. J.Ruskin
Seni adalah benda yang dapat memberi kesenangan, dan masih banyak lagi

*Definisi Seni dari Segala Sudut Pandang:
·         Ketrampilan mengolah sesuatu menjadi karya yang menawan
·         Ungkapan jiwa dan perasaan seseorang yang dituangkan ke dalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada dan syair
·         Pada mulanya adalah proses dari manusia, oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu
·         Kreatifitas yang telah ada ( alamiah ) maupun diciptakan manusia diberbagai macam hal di dunia
·         Barang/karya/hasil dari sebuah kegiatan
·         Kebebasan berkarya yang dilatar belakangi oleh jiwa
·         Senjata hidup para pelaku seni ( sniman )
·         Ekspresi yang dicurahkan dari dalam jiwa manusia
·         Hasil aktifitas seseorang
·         Istilah yang digunakanuntuk semua karya yang dapat menggugah hati untuk mencari tahu siapa penciptanya
·         Penyampaian gagasan, sensasi, dan perasaan dengan seefektif mungkin
·         Salah satu tolak ukur kapasitas ke-melankolis-an manusia
·         Kekayaan yang mutlak ada pada diri manusia tersebut, tinggal bagaimana manusia tersebut dapat mengolahnya menjadi asset yang berharga atau hanya menjadi kekayaan yang disfungsi
·         Penjelasan rasa indah yang terkandung dalam jiwa setiap manusia, dilahirkan dengan perantaraan alat komunikasi ke dalam bentuk yang dapat ditangkap oleh indra pendengar ( seni suara), penglihatan( seni lukis ), atau dilahirkan dengan perantara gerak ( seni tari, drama)
·         Segala sesuatu yang berkaitan dengan karya cipta yang dihasilkan oleh unsure rasa
·         Pengekspresian cita rasa yang diluapkan dalam satu karya yang dapat dikatakan unik
·         Kegiatanatau hasil pernyataan perasaan keindahan manusia
·         Suatu karya yang mempunyai daya tarik tersendiiri
·         Keindahan yang bersifat unik dan dilampiaskan dengan suatu karya
·         Luapan psikologi manusia yang dikembangkan lewat pemikiran yang kreatif dan cerdas
·         Rangkaian dari kemauan, inspirasi, dan karya manusia

*batas page 2*

* Unsur – Unsur Seni Rupa:

Yang dimaksud unsur-unsur seni rupa ialah semua bagian yang mendukung terwujudnya suatu karya seni rupa.  Unsur-unsur seni rupa itu dibedakan atas:
- Unsur Fisik (visual) yaitu unsur yang dapat dipahami secara visual seperti garis, bidang, bentuk, tesktur, nada (gelap terang), dan warna
- Unsur Psikis (Psikolosi) yaitu unsur yang tidak dapat pahami secara visual, tetapi hanya dapat dirasakan saja seperti emosi, pikiran, pandangan, gagasan, karakter dll.
Terkadang orang menyebut unsur rupa berbeda-beda, akan tetapi dapat ditarik kesimpulan pada dasarnya unsur rupa adalah Titik, Garis, Bidang, Bentuk, Raut, Warna, Tekstur, Ruang dan Gelap Terang.

a.Titik
Titik  merupakan unsur rupa yang paling sederhana. Setiap menyentuhkan pensiluntuk pertama kali pada kertas akan menghasilkan titik. Unsur titik akan tampak berarti pada karya seni rupa apabila jumlahnya cukup banyak ayau ukurannyadiperbesar hingga menjadi bintik.
b. Garis
Garis merupakan unsur seni rupa yang paling utama, karena dengan garis kita dapat membuat karya dwimatra atau trimatra. Berdasarkan wujudnya dan karakternya garis garis dibagi atas:
1) Garis nyata yaitu garis yang sifatnya mudah diamati hasil goresan langsung. Bentuknya bermacam – macam dan mempunyai karakter tersendiri, misalnya garis vertical berkesan agung atau statis, garis horizontal berkesan seimbang dll
2) Garis hayal yaitu garis yang sifatnya imajinatif yang timbul karena adanya kesan batas (kontur) bidang, ruang, warna atau nada
b. Bidang
Bidang bisa dibentuk dengan berbagai cara, misalnya dengan garis yang bersambung dengan kedua ujungnya, dengan deretan titik – titik dan pulasan warna berdasarkan wujudnya bidang dapat menampilkan kesan tertentu
c. Bentuk
Menurut wujudnya ada bentuk dwi-matra dan ada bentuk tri-matra. Sedangkan berdasarkan sifatnya ada bentuk geometris dan ada (bentuk yang terukur dan teratur) dan ada bentuk organis (bentuk yang teratur)
d. Ruang
Unsur ruang berwujud dua atau tiga dimensi, sehingga dapat memiliki kesan panjang, lebar, kedalaman, dan arah
Berdasarkan bentuknya ruang dapat berwujud persegi, lingkaran, datar, menyudut dll. Dalam prakteknya pengolahan bentuk ruang dibedakan berdasarkan dimensinya. Untuk karya seni dwi-matra kesan ruang bisa dibuat dengan teknik prespektif, memberi gelap terang (nada), menyusun beberapa bidang garis atau warna. Sedangkan pada karya Tri-matra, ruang merupakan ukuran yang nyata karena karya itu dibuat dari bahan yang bervolume
e. Tekstur
Tekstur ialah sifat permukaan luar dari suatu benda, misalnya, kasar, halus, licin atau kusem. Tekstur berdasarkan penampilanya dibedakan:
1) Teksturn asli yaitu tekstur bawaan secara alami yang dapat kita rasakan dengan cara dilihat dan diraba, misalnya tekstur batu, kayu, tanah dan lain – lain
2) Tekstur buatan yaitu tekstur hasil ciptaan manusia yang dapat menampilkan kesan tertentu kepada si pengamat. Bisa dibuat dengan cara digambar, dilebur, digores, digosok, atau dengan percikan bahan
 
*batas page 3*

f. Gelap Terang (nada)
Dalam karya seni rupa dwi matra kehadiran nada akibat adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda. Kesan nada ini dapat dicapai dengan mengolah unsur warna, misalnya dari warna terang menuju ke warna gelap dengan tingkat nada warna (value) yang berlainan. Sedangkan benda karya 3 dimensi kesan nada dapat diperoleh dengan pengolahan unsur ruang, tekstur dan bentuk
g. Warna
Warna merupakan kesan yang ditimbulkan akibat pantulan cahaya yang menimpa permukaan suatu benda. Dalam karya seni rupa wujud warna dapat berupa garis, bidang, ruang dan nada yang dapat menimbulkan kesan tertentu. Berdasarkan teori spectrum cahaya yang dikemukakan oleh Sir Iseac Newton bahwa cahaya matahari dapat diuraikan menjadi beberapa nada warna yang terutama dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu. Sedangkan sedangkan Preswater dalam teorinya menetapkan bahwa warna – warna yang ada berasal dari 3 warna pokok (primer), yaitu Merah, kuning dan biru, percampuran 2 warna primer akan menghasilkan warna skunder, dan percampuran warna skunder akan menghasilkan warna tersier.
·   Ada 3 cara dalam penggunaan warna dalam seni rupa, yaitu:
1) Hermonis yaitu cara pemakaian warna secara objektif, misalnya daun warna hijau, langit warna biru dan lain – lain
2) Heraldis/Simbolis yaitu cara pemakaaian warna yang dikalikan dengan perlambangan. Misalnya hitam = duka, merah = berani, putih = suci, dll
3) Murni yaitu pemakaian warna secara bebas tanpa ada kaitan dengan objek atau lambang tertentu
·   Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan warna
- Warna komplementer (kontras) yaitu kombinasi dua warna yang saling berhadapan dalam lingkaran warna, misalnya kuning dengan ungu, merah dengan hijau dll
- Warna anlogus yaitu kombinasi warna yang serumpun atau yang bersebelahan letaknya dalam lingkaran warna, misalnya hijau dengan hijau kekuningan dan hijau kebiruan
- Warna Monokromatik, yaitu kombinasi satu corak warna dengan value dan intensitas yang berbeda, misalnya biru dengan biru muda, biru dengan biru tua, dan lain – lain

*Prinsip Seni Rupa:

1. Prinsip Kesatuan (unity)
Kesatuan merupakan prinsip pengorganisasian unsur rupa yang paling mendasar. Tujuan akhir dari penerapan prinsip-prinsip desain (seni rupa) yang lain, seperti keseimbangan, kesebandingan, irama, dan lainnya adalah untuk mewujudkan kesatuan yang padu atau keseutuhan. Prinsip kesatuan seharusnya tidak dilihat setara dengan prinsip-prinsip lain, karena sesungguhnya kesatuan diperoleh dengan terpenuhinya prinsip-prinsip yang lain. Karena itu, kesatuan merupakan prinsip desain (seni rupa) yang berperan paling menentukan, sebagai prinsip induk yang membawakan prinsip-prinsip seni rupa lainnya. Tidak adanya kesatuan dalam suatu tatanan mengakibatkan kekacauan, ruwet, atau cerai-berai tak terkoordinasi. Kekacauan yang dapat mengganggu kenyamanan dan mengancam keindahan selalu dihindari dalam suatu tatanan bentuk atau desain yang bernilai.
2. Prinsip Keserasian (harmony)
Keserasian merupakan prinsip seni rupa yang mempertimbangkan keselarasan dan keserasian antar bagian dalam suatu keseluruhan, sehingga cocok satu dengan yang lain, serta terdapat 

*batas page 4*
 
keterpaduan yang tidak saling bertentangan. Susunan yang harmonis menunjukkan adanya keserasian dalam bentuk raut dan garis, ukuran, warna- warna, dan tekstur. Semuanya berada pada kesatupaduan untuk memperoleh suatu tujuan atau makna.
3. Prinsip Irama (rhythm)
Irama merupakan pengaturan unsur ataun unsur-unsur rupa secara berulang dan berkelajutan, sehingga bentuk yang tercipta memiliki kesatuan arah dan gerak yang membangkitkan keterpaduan bagian- bagiannya.
4. Prinsip Dominasi/Penonjolan (center of interest)
Dominasi adalah pengaturan peran atau penonjolan bagian atas bagian lainnya dalam suatu
keseluruhan. Dengan peran yang menonjol pada bagian itu maka menjadi pusat perhatian (center of interest) dan merupakan tekanan (emphasis), karena itu menjadi bagian yang menting dan yang diutamakan. Dengan adanya dominasi, unsur-unsur tidak akan tampil seragam, setara, atau sama kuat, sehingga saling berebut meminta perhatian dan tidak saling memisahkan diri, melainkan justru memperkuan keseutuhan dan kesatuan bentuk
5. Prinsip Keseimbangan (balance)
Keseimbangan merupakan prinsip seni rupa yang berkaitan dengan pengaturan "bobot" akibat "gaya berat" dan letak kedudukan bagian-bagian, sehingga susunan dalam keadaan seimbang.
Tidak adanya keseimbangan dalam suatu komposisi, akan membuat perasaan tak tenang dan
keseutuhan komposisi akan terganggu, sebaliknya, keseimbangan yang baik memberikan perasaan tenang dan menarik, serta menjada keutuhan komposisi.
6. Prinsip Kesebandingan (proportion)
Kesebandingan atau proporsi, berarti hubungan antar bagian atau antara bagian terhadap
keseluruhannya. Pengaturan hubungan yang dimaksud, bertalian dengan ukuran, yakni besar kecilnya bagian, luas sempitnya bagian, panjang pendeknya bagian, atau tinggi rendahnya bagian. Selain itu kesebandingan juga menunjukkan pertautan ukuran antara suatu objek atau bagian dengan bagian yang mengelilinginya. Tujuan pengaturan kesebandingan adalah agar dicapai kesesuaian dan keseimbangan, sehingga diperoleh kesatuan yang memuaskan.

*batas page 5*

 

 
Dian Hosiana Pangaribuan
X7
TUGAS SENI BUDAYA



SENI RUPA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar